KENDARI - hotspotsultra.com - Orang tua siswa di Kota Kendari menyampaikan keluhan terkait komunikasi dengan pihak sekolah setelah anaknya tidak lagi melanjutkan kegiatan belajar sejak Desember 2025. Ia berharap ada dialog terbuka agar persoalan pendidikan anak dapat diselesaikan secara baik.
Muhammad Al Imran mengatakan anaknya telah bersekolah di lingkungan lembaga pendidikan tersebut sejak taman kanak-kanak hingga kelas V Madrasah Ibtidaiyah (MI). Pesantren Ummusshabri kendari Selama beberapa tahun awal, menurutnya proses belajar berjalan lancar dan hubungan dengan guru terjalin baik.
Permasalahan muncul ketika pihak sekolah menyoroti tingkat kehadiran anaknya pada semester pertama kelas V. Saat itu, keluarga Al Imran sedang menghadapi kondisi darurat karena orang tua mereka menjalani perawatan di rumah sakit sehingga antar-jemput sekolah sempat terganggu.
Ia mengaku telah menyampaikan penjelasan kepada pihak sekolah dan berupaya memperbaiki kehadiran anak dengan menyediakan layanan antar-jemput. Namun setelah ujian semester, anaknya diminta pulang pada hari pertama masuk sekolah dan orang tua diminta datang untuk bertemu pihak sekolah.
Menurut Al Imran, beberapa rencana pertemuan sempat dijadwalkan, tetapi tertunda karena kondisi darurat keluarga yang kembali terjadi. Sejak saat itu, kata dia, tidak ada lagi kelanjutan komunikasi resmi dan anaknya berhenti bersekolah.
Selain persoalan administrasi, ia menyoroti dampak emosional yang dialami anak akibat berhenti sekolah secara tiba-tiba. Ia berharap lembaga pendidikan dapat lebih memperhatikan kondisi psikologis siswa dalam setiap pengambilan keputusan.
Al Imran menegaskan keluhan ini disampaikan sebagai harapan agar komunikasi antara sekolah dan orang tua dapat diperbaiki. Ia mendorong adanya ruang dialog demi kepentingan pendidikan anak.
Hingga laporan ini ditulis, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi. Media masih berupaya melakukan konfirmasi. Hak jawab dan hak koreksi tetap terbuka sesuai ketentuan yang berlaku.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya komunikasi yang efektif antara sekolah dan wali murid agar proses pendidikan berjalan baik dan mendukung perkembangan siswa.








