KONAWE - hotspotsultra.com - Pemerintah Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe, menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektor pada Rabu, 21 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Besulutu dan dihadiri oleh unsur Forkopimcam serta para pemangku kepentingan di tingkat desa.
Rakor tersebut dihadiri oleh Camat Besulutu, Kapolsek Sampara, Danramil Sampara, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Besulutu, serta stakeholder terkait lainnya. Rapat dibuka langsung oleh Camat Besulutu sebagai upaya menyatukan langkah dan memperkuat koordinasi lintas sektor.
Nurlela saranani SKM M Kes (Camat Besulutu), menjelaskan bahwa rakor ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi tingkat kabupaten yang telah dilaksanakan pada Senin, 19 Januari 2026. Arahan dari pemerintah kabupaten, kata dia, perlu segera ditindaklanjuti hingga ke tingkat kecamatan dan desa agar pelaksanaannya berjalan efektif.
“Setelah rakor tingkat kabupaten, kami langsung melaksanakan rakor di tingkat kecamatan sebagai bentuk tindak lanjut,” ujar Camat Besulutu.
Dalam rakor tersebut, Camat Besulutu menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi langkah awal pelaksanaan Asta Cita Presiden di wilayah Kecamatan Besulutu. Program prioritas yang ditekankan antara lain ketahanan pangan, Makan Bergizi Gratis (MBG), serta penguatan koperasi desa.
Ia juga mensosialisasikan kebijakan penggunaan Dana Desa tahun anggaran 2026. Menurutnya, penggunaan Dana Desa telah diatur dengan pembagian alokasi, yakni 60 persen untuk program Dana Desa dan 40 persen untuk mendukung Koperasi Desa Merah Putih serta program MBG.
“Dana Desa tahun 2026 harus dikelola sesuai aturan. Laporan pertanggungjawaban juga wajib disusun dengan benar dan transparan,” tegasnya.
Selain itu, Camat Besulutu mengajak seluruh pemerintah desa untuk mendukung program Bupati dan Wakil Bupati Konawe dengan visi “Konawe Bersahaja”, yakni membangun desa dan menata kota. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah masing-masing.
Dalam rakor tersebut, Camat Besulutu turut menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di lingkungan pemerintahan desa. Ia mengingatkan agar pengangkatan aparat desa dilakukan secara profesional dan tidak berdasarkan hubungan keluarga semata.
“SDM sangat menentukan keberhasilan pembangunan desa. Jika aparat tidak memiliki kapasitas yang baik, maka perencanaan bisa tidak berjalan maksimal,” ujarnya.
Camat Besulutu juga menegaskan bahwa penyaluran bantuan sosial, BLT, serta bantuan lainnya harus tepat sasaran. Ia meminta pemerintah desa untuk terus berkoordinasi agar bantuan tidak hanya diterima oleh pihak tertentu, melainkan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
Rakor ini juga membahas program satu kecamatan satu desa mandiri. Camat Besulutu menyampaikan bahwa syarat desa mandiri telah disampaikan, meliputi aspek perekonomian, pendidikan, SDM, serta ketersediaan fasilitas pendukung.
Menutup kegiatan, Camat Besulutu berharap pengelolaan anggaran tahun 2026 dapat dilaksanakan secara maksimal dan sesuai ketentuan. Ia optimistis, melalui koordinasi dan kerja sama yang baik, Kecamatan Besulutu akan terus berkembang dan semakin maju.



Tidak ada komentar