KENDARI - hotspotsultra.com - Keributan yang diduga dipicu persoalan open B.O terjadi di salah satu wilayah THR Kota Kendari. Tim patroli Polda Sulawesi Tenggara yang sedang melintas langsung mendatangi lokasi setelah mendengar teriakan di depan sebuah rumah. Sabtu, 23/5/2026
Dalam keterangannya kepada petugas, seorang pria membantah dirinya berteriak-teriak. Ia mengaku hanya memanggil seorang wanita karena tidak mendapat tanggapan. Namun situasi tersebut berujung adu mulut hingga menarik perhatian warga sekitar.
Tim patroli kemudian meminta penjelasan kronologi kejadian dari kedua pihak. Pria tersebut mengaku sebelumnya pernah berkomunikasi dengan wanita itu terkait open B.O dan telah mengirim sejumlah uang, namun wanita tersebut tidak datang menemuinya saat berada di Konawe Utara.
Mendengar penjelasan itu, wanita tersebut membalas dengan menyebut bahwa mereka sebelumnya sudah beberapa kali bertemu. Ia juga menyinggung hubungan pribadi mereka di masa lalu serta persoalan uang yang dipermasalahkan pria tersebut.
Perdebatan keduanya semakin memanas di hadapan petugas patroli. Wanita itu menilai nominal uang yang dipersoalkan tidak seberapa, sementara pria tersebut tetap mempertanyakan alasan dirinya tidak mendapat respons setelah mengirim uang.
Dari hasil percakapan yang didengar petugas, keduanya diketahui sudah saling mengenal cukup lama dan mengaku pernah menjalin hubungan asmara. Wanita tersebut juga menjelaskan bahwa total uang yang diterimanya sebesar Rp500 ribu, terdiri dari Rp450 ribu dan tambahan Rp50 ribu yang disebut untuk membeli bensin.
Tim patroli Polda Sultra kemudian berupaya menenangkan kedua pihak agar pertikaian tidak berlanjut dan situasi di lokasi kembali kondusif.



Tidak ada komentar