Halaman

    Social Items

Visit Namina Blog


Hotspotsultra.com - Sebuah video yang beredar luas di medsos menampilkan dugaan aksi main hakim sendiri terhadap seorang pemuda menjadi viral di media sosial pada Jumat, 17 April 2026.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Desa Roda, Kecamatan Kolono, Kabupaten Konawe Selatan, sekitar pukul 15.00 WITA.


Adik korban menyampaikan bahwa kakaknya dituduh mencuri ikan di empang milik kepala desa. Namun, ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak disertai bukti yang jelas.


“Kami datang ke rumah Pak Desa hanya untuk meminta klarifikasi terkait tuduhan itu. Tapi saat tiba di lokasi, justru keluarga kami mendapat perlakuan kasar dari pihak yang menuduh. Seharusnya bisa diselesaikan secara baik-baik, bukan dengan kekerasan,” ungkapnya.


Akibat insiden tersebut, korban mengalami nyeri pada bagian leher akibat cekikan serta luka gores di beberapa bagian tubuh.


Kasus ini telah dilaporkan ke pihak berwenang dan saat ini diharapkan dapat diproses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Diduga Aksi Main Hakim Sendiri di Kolono Viral, Pemuda Alami Kekerasan Usai Dituduh Mencuri


Hotspotsultra.com - Sebuah video yang beredar luas di medsos menampilkan dugaan aksi main hakim sendiri terhadap seorang pemuda menjadi viral di media sosial pada Jumat, 17 April 2026.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Desa Roda, Kecamatan Kolono, Kabupaten Konawe Selatan, sekitar pukul 15.00 WITA.


Adik korban menyampaikan bahwa kakaknya dituduh mencuri ikan di empang milik kepala desa. Namun, ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak disertai bukti yang jelas.


“Kami datang ke rumah Pak Desa hanya untuk meminta klarifikasi terkait tuduhan itu. Tapi saat tiba di lokasi, justru keluarga kami mendapat perlakuan kasar dari pihak yang menuduh. Seharusnya bisa diselesaikan secara baik-baik, bukan dengan kekerasan,” ungkapnya.


Akibat insiden tersebut, korban mengalami nyeri pada bagian leher akibat cekikan serta luka gores di beberapa bagian tubuh.


Kasus ini telah dilaporkan ke pihak berwenang dan saat ini diharapkan dapat diproses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Tidak ada komentar