KONAWE – hotspotsultra.com - Keterlambatan pencairan beasiswa Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe terus menuai sorotan. Hingga kini, penerima beasiswa semester genap dilaporkan belum menerima hak mereka sejak bulan lalu, sementara proses perkuliahan telah berjalan selama dua minggu.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, DR, Ir. Al Kadri, S.T., M.T., menyampaikan bahwa pihak kampus telah mengajukan nama-nama mahasiswa penerima beasiswa sejak bulan Maret. Namun, hingga saat ini belum ada kejelasan dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemda Konawe.
“Kami sudah mengajukan sejak bulan Maret, namun sampai sekarang belum ada kejelasan terkait pencairannya,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Rektor II Bidang Keuangan, Dr. Melati, S.E., M.E., menegaskan bahwa mahasiswa tidak dapat melakukan penawaran mata kuliah (KRS) apabila belum melunasi pembayaran SPP/UKT. Hal ini dikarenakan sistem akademik kampus (SIAKAD) secara otomatis membatasi akses tersebut.
“Mahasiswa tidak bisa menawar mata kuliah jika belum melunasi pembayaran SPP/UKT karena seluruh proses penawaran mata kuliah dilakukan melalui sistem SIAKAD,” jelasnya.
Ketua HIMAGRIS, Abdi Setyawan, menyoroti keras kinerja Kabag Kesra yang dinilai menjadi penyebab mandeknya program beasiswa tersebut. Ia menyebut kondisi ini menimbulkan keresahan besar di kalangan mahasiswa.
“Perkuliahan sudah dimulai sejak dua minggu lalu, namun beasiswa belum juga cair. Ini menimbulkan rasa takut bagi mahasiswa karena mereka terancam tidak bisa mengikuti perkuliahan,” ujarnya.
Ia menambahkan, banyak mahasiswa yang belum dapat melakukan penawaran mata kuliah karena terkendala pembayaran SPP/UKT. Kondisi ini berpotensi menghambat proses akademik mahasiswa secara keseluruhan.
Selain itu, ketidakjelasan mekanisme pencairan—apakah melalui rekening pribadi mahasiswa atau langsung ke pihak kampus—semakin memperkeruh situasi dan membingungkan para penerima.
Mahasiswa dan pihak kampus pun mendesak Pemda Konawe, khususnya Kabag Kesra, untuk segera memberikan kejelasan serta mempercepat proses pencairan beasiswa. Transparansi dan langkah konkret dinilai sangat dibutuhkan agar program ini dapat berjalan sesuai tujuan awalnya, yakni membantu mahasiswa dan meningkatkan kualitas SDM di Konawe.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kabag Kesra Pemda Konawe terkait keterlambatan pencairan beasiswa tersebut.



Tidak ada komentar