Kendari - hotspotsultra.com - Kepedulian alumni terhadap pengembangan budaya literasi di lingkungan almamater kembali ditunjukkan melalui sumbangan buku untuk Pojok Literasi Sosiologi, Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Halu Oleo (UHO). Kali ini, kontribusi tersebut datang dari Rasmin Jaya, alumni Sosiologi yang menyerahkan sumbangan buku pada Kamis (29/10/2026).
Sumbangan buku tersebut diterima oleh Ketua Divisi Pustaka Pojok Literasi Sosiologi, Radit. Penyerahan ini menjadi bentuk nyata keterlibatan alumni dalam mendukung pengembangan fasilitas literasi sekaligus memperkaya sumber bacaan bagi mahasiswa dan sivitas akademika Jurusan Sosiologi.
Kehadiran kontribusi alumni memiliki arti penting bagi keberlanjutan Pojok Literasi Sosiologi. Sebagai ruang belajar dan pengembangan wawasan, Pojok Literasi tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga diharapkan menjadi ruang tumbuhnya tradisi intelektual, diskusi, pertukaran gagasan, dan pengembangan kemampuan akademik mahasiswa.
Sumbangan buku dari Rasmin Jaya yang juga penulis bumemperlihatkan bahwa hubungan antara alumni dan almamater dapat terus terpelihara melalui kontribusi nyata, meskipun telah menyelesaikan masa studi. Kepedulian tersebut menjadi modal sosial yang berharga dalam membangun ekosistem akademik yang melibatkan mahasiswa, dosen, alumni, dan berbagai elemen masyarakat.
Mentor Pojok Literasi Sosiologi, Dr. Ambo Upe, S.Sos., M.Si., mengapresiasi kontribusi alumni yang terus menunjukkan kepedulian terhadap pengembangan literasi di lingkungan Jurusan Sosiologi.
“Kontribusi alumni melalui sumbangan buku merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi pengembangan Pojok Literasi Sosiologi. Kami berharap semangat berbagi pengetahuan seperti ini terus tumbuh karena penguatan budaya literasi tidak hanya menjadi tanggung jawab kampus dan mahasiswa, tetapi juga membutuhkan keterlibatan alumni. Buku yang disumbangkan bukan sekadar menambah koleksi bacaan, melainkan juga menjadi investasi pengetahuan bagi generasi mahasiswa berikutnya,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa Pojok Literasi Sosiologi diharapkan terus berkembang sebagai ruang akademik yang mendorong mahasiswa untuk membangun kebiasaan membaca, memperluas wawasan, dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Keterlibatan alumni menjadi salah satu kekuatan penting untuk menjaga keberlanjutan ruang literasi tersebut.
Sementara itu, penerimaan sumbangan oleh Ketua Divisi Pustaka, Radit, menjadi bagian dari upaya pengelolaan dan pengembangan koleksi Pojok Literasi agar semakin bermanfaat bagi kebutuhan belajar mahasiswa. Penambahan koleksi diharapkan dapat memperluas akses terhadap sumber pengetahuan dan mendukung aktivitas akademik di lingkungan Jurusan Sosiologi.
Di saat yang sama, alumni sosiologi yang juga penulis buku Transformasi dan Wacana di Era Distrupsi Rasmin Jaya mengatakan di tengah kemerosotan bangsa yang di landa berbagai masalah, seharusnya budaya baca juga jangan sampai tergilas oleh arus budaya modernisasi sebab khasiat dari pada membaca buku sangat banyak sekali manfaatnya untuk memperdalam ilmu dan pengetahuan kita.
"Saya yakin, gerakan literasi bisa terus bertambah dan bisa terus meningkat maju. dengan gerakan-gerakan kecil yang dilakukan ini, semoga bisa menjadi riak yang terus bersambut," Katanya.
Gerakan literasi membaca, diskusi, dan menulis menjadi hal penting apalagi, di era keterbukaan informasi seperti saat ini dimana kecakapan literasi mahasiswa menjadi benteng dari penyebaran penyebaran informasi yang tidak benar.
Hal demikian bisa menjadi peluang dan tantangan baru dalam kehidupan mahasiswa apa lagi jika tidak di manfaatkan sebaik mungkin media dan informasi yang kita dapatkan akan menjadi petaka tersendiri.
Padahal kenikmatan membaca buku dan dampaknya itu sangat besar sekali. Setidak tidaknya ada bekal dan pegangan untuk kehidupan mendatang, kita punya kekayaan ide, gagasan dan intelektual itu sendiri.
Karena kemampuan membaca dan menulis sangat diperlukan untuk senjata membangun sikap kritis secara metodologis, progresif, transformatif dan kreatif terhadap berbagai fenomena kehidupan.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa pengembangan budaya literasi membutuhkan kolaborasi dan kepedulian bersama. Melalui kontribusi alumni, Pojok Literasi Sosiologi tidak hanya menjadi fasilitas pendukung perkuliahan, tetapi juga menjadi simbol keberlanjutan hubungan intelektual antara alumni dan almamater.
Jurusan Sosiologi FISIP UHO menyambut positif kontribusi tersebut dan berharap semakin banyak alumni yang tergerak untuk mengambil bagian dalam pengembangan Pojok Literasi Sosiologi.
Semangat berbagi buku dan pengetahuan diharapkan terus tumbuh sebagai tradisi baik yang memperkuat solidaritas alumni, meningkatkan budaya literasi, serta membangun lingkungan akademik yang produktif dan berkelanjutan.



Tidak ada komentar