Halaman

    Social Items

Visit Namina Blog


 

SMAN 10 Konawe Selatan dan Dua SD Negeri di Angata Diduga Keracunan Makanan Program MBG

 

KONAWE SELATAN - hotspotsultra.com - Kasus dugaan keracunan makanan kembali terjadi di Kabupaten Konawe Selatan. Kali ini menimpa siswa SMA Negeri 10 Konawe Selatan serta sejumlah siswa dari dua Sekolah Dasar Negeri di wilayah Kecamatan Angata, Rabu (14/10/2026).

 

Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Konawe Selatan, LIY, menyampaikan bahwa gejala pertama dirasakan siswa sejak hari sebelumnya, usai menyantap makanan dari dapur program Makan Bergizi Gratis. Hal itu disampaikannya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

 

"Kejadiannya mulai kemarin. Setelah pulang ke rumah, anak-anak mulai mengeluh pusing," ujarnya.

 

Kondisi memburuk pada Rabu pagi. Puluhan siswa mengalami sakit perut dan diare. Tidak hanya di SMA Negeri 10, sejumlah siswa SD Negeri di Angata juga mengalami keluhan serupa dan kini menjalani perawatan di Puskesmas Angata.

 

"Anak-anak kami bolak-balik ke kamar mandi dan sakit perut. Itu pengaruh makan MBG kemarin, dan dampaknya terasa hari ini. Untuk penyaluran hari ini, saya tolak," tegas LIY, Kepala Sekolah SMAN 10 Konawe Selatan.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi maupun Dinas Kesehatan terkait penyebab pasti terjadinya dugaan keracunan ini. Redaksi akan terus memantau perkembangan situasi.

 

 

SMAN 10 Konawe Selatan dan Dua SD Negeri di Angata Diduga Keracunan Makanan Program MBG


 

SMAN 10 Konawe Selatan dan Dua SD Negeri di Angata Diduga Keracunan Makanan Program MBG

 

KONAWE SELATAN - hotspotsultra.com - Kasus dugaan keracunan makanan kembali terjadi di Kabupaten Konawe Selatan. Kali ini menimpa siswa SMA Negeri 10 Konawe Selatan serta sejumlah siswa dari dua Sekolah Dasar Negeri di wilayah Kecamatan Angata, Rabu (14/10/2026).

 

Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Konawe Selatan, LIY, menyampaikan bahwa gejala pertama dirasakan siswa sejak hari sebelumnya, usai menyantap makanan dari dapur program Makan Bergizi Gratis. Hal itu disampaikannya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

 

"Kejadiannya mulai kemarin. Setelah pulang ke rumah, anak-anak mulai mengeluh pusing," ujarnya.

 

Kondisi memburuk pada Rabu pagi. Puluhan siswa mengalami sakit perut dan diare. Tidak hanya di SMA Negeri 10, sejumlah siswa SD Negeri di Angata juga mengalami keluhan serupa dan kini menjalani perawatan di Puskesmas Angata.

 

"Anak-anak kami bolak-balik ke kamar mandi dan sakit perut. Itu pengaruh makan MBG kemarin, dan dampaknya terasa hari ini. Untuk penyaluran hari ini, saya tolak," tegas LIY, Kepala Sekolah SMAN 10 Konawe Selatan.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi maupun Dinas Kesehatan terkait penyebab pasti terjadinya dugaan keracunan ini. Redaksi akan terus memantau perkembangan situasi.

 

 

Tidak ada komentar